Friday, December 15, 2017

SERINGAI Generasi Menolak Tua


AGRESIF DENGAN MUSIK BEROKTAN TINGGI !

 


Tidak jelas kapan tanggal terbentuknya yang pasti seringai mulai di akhir 2001 band yang bermuatan Arian13 (vocal) , Ricky Siahaan (gitar) Kemod (drum) dan Sammy bramantyo (bass) mengusung music yang agresif dengan lirik yang kritis tentang kehidupan sosial. Berawal dari ARIAN13 dan Ricky yang menginginkan band dengan music yang berbeda dengan yang biasa mereka mainkan meeka mulai jamming dan mengajak kemod yang dulu juga satu band dengan Arian13 di Aparatmati untuk mengisi drum lalu Toan dari band hardcore Fall yang biasa main bareng di kemang skatepark diminta mengisi bass. Influence seperti Black Sabbath, Motorhead, MC5, Slayer, Seringai terbentuk. Segera saja mereka memproduksi beberapa lagu. Ada beberapa rekan yang melabelkan Seringai sebagai band ‘stoner rock’, tapi Seringai sendiri menolak untuk dilabelkan sebagai ‘stoner rock’ karena menurut mereka musik Seringai sendiri terlalu agresif untuk kategori ‘stoner rock’. Ada pula yang melabelkan Seringai sebagai ‘alkohol rock’ dan ‘drug metal’, but what the hell. Seringai memainkan musik rock oktan tinggi, dan bisa menjadi sedikit crossover antara rock dan metal!. Di November 2003 Seringai mulai merekam beberapa lagu untuk demo dengan salah satu single “membakar Jakarta” yang langsung menjadi top request di radio-radio Jakarta. Tahun 2004, dan Seringai sedang bersiap untuk merilis debut mini album mereka yang berisi 5 lagu. Ada beberapa lagu yang menjadi favorit ketika mereka bermain, seperti 'Alkohol' dan 'Membakar Jakarta'.Akhirnya Seringai semakin terkenal, tiap gigs pasti penuh, sing-along sudah pasti, beer muncrat, stagedive juga. Tidak lama, Toan keluar dan digantikan oleh Sammy Bramantyo. Mereka kemudian merekam 9 buah lagu, termasuk meng-cover lagunya Black Flag yang 'Jealous Again'. Album tersebut diberi nama "High Octane Rock" pada tahun 2004 dalam format kaset tape melalui label mereka sendiri, Parau. Seringai juga mengeluarkan dokumenter yang berupa DVD yang diberi label GENERASI MENOLAK TUA! Documenter seringai ini disutradarai oleh Bramantyo Hernomo. Ditahun 2008 Seringai juga pernah berurusan dengan aparatur negara karena kaos merchandise yang bertuliskan penggalan lirik lagu mereka “Lencana” yang terletak di kaos bagian belakang “MELINDUNGI DAN MELAYANI . . . SIAPA ?


2012 Seringai merilis album “Taring” dengan single unggulan yang berjudul “Tragedi” yang langsung disambut baik oleh serigala militia Karena hanya 2 jam lagu Tragedi sudah didownload sebanyak 23ribu. Lagu “Tagedi” ini merupakan kegelisahan Seringai tentang pola piker masyarakat jaman sekarang yang mempertahankan teori “ pos hog, epto proper hog”  yaitu teori Karena ini makanya terjadi itu. Seperti hokum sebab akibat namun lebih ke luar penalaran manusia, seperti hubungan antara bencana dan akhlak manusia yang rusak atau kecelakaan Karena sebelumnya menabrak kucing.





Di balik lagu “Di Larang di Bandung”

Berawal dari melihat teman teman musik underground Bandung Forgotten, Jasad, Beside dan Burgerkill yang susah manggung di kota mereka sendiri . Kondisi seperti itu terjadi setelah tragedi peluncuran album milik Beside di Gedung AACC, Bandung, Februari 2008. Tragedi itu merenggut 11 nyawa penonton yang tergencet kehabisan oksigen di pintu keluar. Dihitung sejak saat iu sudah ada 56 acara yang dibubarkan polisi dengan alasan tak berijin atau berpotensi kerusuhan atau apalah. Berdasarkan kondisi itu Arian 13 dan kawan-kawan menciptakan lagu untuk mengkritisi pemerintah yang bersangkutan dan menginginkan agar Bandung bisa seperti Jakarta yang masih gampang untuk mngadakan acara music bawah tanah. Lagu ini pertama kali dibawakan di acara BANDUNG BERISIK V yang diadakan di cimahi.
Setelah Forgotten selesai manggung sang vokalis Addy berkata kepada metalhead yang hadir untuk tetap stay dan menunggu penampilan Seringai. ”Mereka bakal bawa lagu baru yang bagus, nonton-lah,” kata Addy, yang biasa dipanggil Gembel ini.